Telah ku usaha dengan sepenuh jiwa
Bagaimana hendak ku lupa
Bayangan wajahmu selalu di depan mata
Harum baumu masih dapat ku hidu
Bagaimana ingin aku membencimu
Jikalau setiap hari merindu
Sekiranya derita merinduimu
Itu sebenarnya bahagia
Aku pilih derita
